Drinking water is water that is intended to be ingested by humans. Water of sufficient quality to serve as drinking water is termed potable water whether it is used as such or not. Although many sources are utilised by humans, some contain disease vectors or pathogens and cause long-term health problems if they do not meet certain water quality guidelines. Water that is not harmful for human beings is sometimes called safe water, water which is not contaminated to the extent of being unhealthy. The available supply of drinking water is an important criterion of carrying capacity, the population level that can be supported by planet Earth.
  • Pembayaran Rekening Online
  • PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin

Sumber : www.banjarmasinpost.co.id

Berdasarkan data PDAM Bandarmasih, umumnya, kinerja perusahaan milik Pemko Banjarmasin tersebut tidak memenuhi indikator kinerja yang ditargetkan.

Kinerja PDAM Bandarmasih dinilai dari empat pencapaian, aspek keuangan, pelanggan, operasi dan inovasi dan pembelajaran. Dari empat indikator itu hanya aspek keuangan yang melebihi target 30 poin dengan mendapat 32,34 poin.

Namun, indikator lain masih belum bisa memenuhi target. Seperti aspek pelanggan, poin yang didapat mencapai 9,79 dari 10 poin yang ditargetkan.

Sementara itu, dari aspek operasional dari target 40 poin, PDAM hanya mampu meraih poin 38,93. Dan, dari aspek inovasi dan pembelajaran hanya meraih 18, 92 dari target 20 poin.

Semua indikator tersebut, didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999 mengenai pengelolaan PDAM. Dan, data itu diolah oleh badan pengawas perusahaan daerah itu.

Menanggapi itu, Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Zainal Ariffin mengakui kalau kinerja perusahaan yang dipimpinnya masih dibawah target yang dibebankan.

Namun, dari pencapaian tersebut, setidaknya, PDAM Bandarmasih masuk perusahaan air minum yang berkinerja baik. Pasalnya, nilainya melebihi poin 60. "Kita mencapai 99,98 dari 100 poin yang ditargetkan. Setidaknya di atas 60, berarti kinerja kita masuk kategori baik," ujarnya.

Beberapa hal yang mengakibatkan belum tercapainya target yang dibebankan. Salah satunya, target yang dibebankan itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Seperti aspek pelanggan, kepuasan pelanggan diukur tiap enam bulan sekali. Padahal, tahun sebelumnya, pengukuran kepuasan pelanggan dilakukan sekali setahun.

Soalnya, pada musim kemarau, yang terjadi di pertengahan tahun, kepuasan pelanggan menurun drastis karena kualitas air yang menurun.

Dan, pada saat itu, leding juga sering macet karena minimnya kapasitas air yang diproduksi. "Pada saat itu, kepuasan pelanggan menurun," katanya.

Namun, kepuasan pelanggan kembali naik ketika datang musim hujan. Soalnya, kualitas air kembali bagus dengan kelancaran pasokan yang terjamin.

Akan tetapi, 2010 mendatang, pihaknya akan mencoba menaikkan kepuasan pelanggannya. Soalnya, tahun depan instalasi di Parmuka sudah siap dioperasikan. "Produksi kita akan naik 500 liter per detik," ujarnya.

Sementara itu menjelang Natal, hari ini, PNS Pemko Banjarmasin melakukan cuti bersama. Mereka akan kembali masuk kerja Senin (28/12) mendatang.    Namun, untuk PDAM Bandarmasih tidak mengikuti ketentuan tersebut. Mereka hanya libur pada hari Natal. Sebelum dan sesudahnya, beroperasi seperti biasa