Content Favorit
- Pelantikan Direktur PDAM Bandarmasih
- Pegumuman Hasil Rekruitmen Pegawai 2010
- Tarif Air Leding Banjarmasin Naik
- PDAM Tak Ikut Cuti Bersama
- Tawas Tak Mampu Menjernihkan
- MOU Dua PDAM Percepat Layanan Air Minum Wilayah Pesisir Kalsel
- Pemberitahuan Perbaikan Pipa
- Kinerja PDAM Bandarmasih di Bawah Target
- 3.500 Rumah MBR akan Nikmati Sambungan Murah Air Bersih
Berita Terbaru
- Direktur Umum dan Pemasaran di”daulat” Nyanyi pada Acara Pembukaan Lomba Nyanyi PDAM se KalSel
- Direksi PDAM Bandarmasih melepas Karyawan Purna Tugas
- Acara Sepeda Santai ditandai dengan Pelepasan Burung
- Pemberitahuan Gangguan Distribusi Air PDAM Bandarmasih
- Pelantikan Pejabat Struktural PDAM Bandarmasih
- Pengumuman Pemenang Undian Pelanggan Teladan
- Info Tagihan via Website
- Tarif Baru Air Minum PDAM Bandarmasih
- Pemberitahuan Penghentian Total Distribusi Air Bersih
| 22 September 2010
Banjarmasin, KP – Sebanyak 3.500 rumah tangga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), akan mendapatkan sambungan air bersih PDAM Bandarmasih Banjarmasin, dengan tarif pemasangan murah atau hanya berkisar Rp150 ribu persambungan baru. Program tersebut rencananya akan dilakukan PDAM, setelah proses penandatangan MOu Pemko Banjarmasin dengan Pemerintah Pusat melalui Departemen Keuangan.
Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir Muslih, kepada wartawan mengungkapkan, peluncuran sambungan murah tersebut adalah hasil dari kerjasama Pemerintah Pusat dengan Australia (USAID), dengan nilai nominal bantuan hibah ditaksir sekitar Rp10 miliar.
“Kita ditarget untuk bisa melakukan sambungan murah sekitar 3.500 sambungan, yang ditujukan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah,” ujar Muslih.
Dijelaskan Muslih, rencananya sebelum dana tersebut diluncurkan, pihak Pemko Banjarmasin dalam hal ini Walikota, akan terlebih dahulu menandatangi nota kesepakatan (MOu) dengan Departemen Keuangan, pada tanggal 23 September lusa, di Jakarta. Setelah itu, akan dilakukan verifikasi data penerima bantuan, hingga proses pemasangan baru dapat dilakukan.
“Kalau pendataan rumah tangga sasaran yang diinginkan sudah kami lakukan, dengan mengambil data penerima Raskin pada tahun 2010 ini,” imbuhnya.
Selain itu lanjutnya, untuk persyaratan penerima bantuan ditetapkan, rumah yang memiliki kapasitas daya listrik dibawah 900 Watt, dan yang bersangkutan menyatakan mampu untuk membayar rekening sesuai hasil pemakaian.
“Jadi yang dibantu tersebut, hanya biaya proses pemasangan sambungan diawal (lebih murah), selanjutnya biaya rekening tetap seperti rumah tangga biasa sesuai pemakaian,” jelasnya.
Muslih menambahkan, rencananya, bantuan tersebut merupakan bantuan yang diberikan, kepada seluruh PDAM di Indonesia. Dan bantuan serupa, juga telah diberikan kepada PD PAL Banjarmasin.
“Ini berlaku bagi seluruh Indonesia dalam rangka percepatan standar pelayanan sesuai MDGs (Millenium Development Goals). Sedang, pemilihan penerima tidak perwilayah, namun disesuaikan dengan criteria penerima yang dimaksud Pemerintah Pusat,” bebernya.(vin)
Sumber : oleh Narti Kalimantan Post di/pada September 21, 2010.




Comments
RSS feed for comments to this post