Sistem Informasi Geografis Permudah Pantau Lokasi Pelanggan

Sistem Informasi Geografis Permudah Pantau Lokasi Pelanggan


Banjarmasin – 10 orang pegawai PDAM se Kalsel dapatkan pelatihan pemetaan menggunakan Sistem Informasi Geografis yang nantinya bisa diterapkan pada PDAM masing-masing. Pembelajaran tersebut dimaksudkan untuk mempermudah pemetaan pelanggan PDAM di daerah.

Acara yang digelar oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya itu digelar di Kantor PDAM Bandarmasih, Banjarmasin, Kamis (1/11/2018). Pelatih yang didatangkan pun merupakan pelatih yang telah tersertifikasi.

Pembelajaran sistem informasi geografis atau yang lebih dikenal sebagai GIS (Geografis Informasi Sistem) dianggap sangat bermanfaat oleh para peserta. Di antaranya Pegawai PDAM Hulu Sungai Tengah, Barkatullah. Ia mengatakan adanya pelatihan itu membuat ia bisa mengerti dan mengetahui cara mengolah pemetaan pelanggan. Terlebih mengetahui sistem secara tekhnis tentang aplikasi mapping yang digunakan.

“Saat ini di Hulu Sungai Tengah juga sudah menggunakan GIS. Tapi kami memakai aplikasi yang telah jadi. Adanya pelatihan ini membuat saya bisa membuat sistem dan memperbaikinya apabila terjadi kesalahan,” jelas lelaki itu.

Penggunaan aplikasi GIS diterangkan Barkatullah sangat membantu para pegawai PDAM. terutama yang di lapangan. Karena melalui aplikasi itu, pihaknya bisa mengetahui titik koordinat pelanggan atau apabila ada pemasangan baru. Bahkan ujar lelaki itu, GIS bisa digunakan saat offline (tidak terhubung ke internet) untuk melihat data pelanggan. Aplikasi pun dikatakan Barkatullah bisa didownload melalui Google Play Store dan bisa digunakan secara umun. Sementara itu, perihal pelatihan, Supervisor Pelatihan dan Pengembangan SDM, PDAM Bandarmasih, Jam Jam menerangkan, kegiatan pelatihan tersebut untuk meningkatkan SDM di PDAM Kalsel.

Pelatihan pun ia katakan digelar di seluruh Indonesia, sementara PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar terpilih sebagai lokasi pilot project dari program Center Of Excellence (CEO). Pelatihan materi GIS berlangsung selama empat hari. Kamis (1/11/2018) acara tersebut berakhir dan ditutup langsung oleh Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi.

Dalam sambutannya pada penutupan pelatihan bimbingan tekhnis tersebut, Yudha mengharapkan bimbingan tekhnis tersebut benar-benar mampu meningkatkan SDM PDAM. Selain itu tidak ia pungkiri saat ini kurangnya SDM juga menjadi problem bagi PDAM se Indonesia.

“Kami berharap melalui pelatihan ini akan mampu meningkatkan SDM di seluruh Indonesia, khususnya Kalsel,” ucap Yudha

“Saya berharap program ini mampu meningkatkan kinerja PDAM. Terlebih materi yang diberikan adalah sitem informasi geografi dan ini ada kaitannya dengan kegiatan PDAM terhadap pelayanan masyarakat,” tambahnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.